Bupati Sergai Kukuhkan 45 Anggota Paskibra


14 Sep 2017, 211

Sei Rampah, serdangbedagaikab.go.id

Sebanyak 45 anggota barisan generasi muda Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Merah Putih Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Tahun 2017 yang merupakan perwakilan dari masing-masing Kecamatan dan akan bertanggungjwab dalam tugas mengibarkan bendera Negara pada acara peringatan HUT ke -72 Kemerdekaan RI secara resmi dikukuhkan oleh Bupati Sergai Ir. H. Soekirman dala  suatu upacara khusus di halaman Kantor Bupati di Sei Rampah, Selasa (15/8) sore.

Acara yang diawali dengan pengucapan ikrar oleh seluruh anggota Paskibra ini turut dihadiri yang mewakili Kapolres Sergai, perwakilan Kapolresta Tebing Tinggi, Kepala BNN Sergai, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, para Kepala OPD, Camat, tokoh masyarakat dan para anggota Pakibra serta undangan lainnya.

Usai mengukuhkan ke-45 anggota Paskibra tersebut, Bupati Sergai Ir. H. Soekirman mengemukakan bahwa acara ini merupakan suatu rangkaian dari masa bersejarah,karana didalam kehidupan ini tidak ada hari yang sama, hari ini pasti akan berbeda dengan hari yang kemarin, hari esok hampir pasti berbeda dengan hari ini. Oleh karena itu orang yang bijak dan cerdas akan menggunakan setiap hari yang dilaluluinya untuk berbuat yang terbaik, ujar Bupati.

Bangsa Indonesia telah bersepakat bahwa kemerdekaan yang diperoleh melalui perjuangan yang panjang tersebut haruslah tetap dipertahankan, dipelihara dan dijaga. Peringatan yang penuh hikmah ini merupakan suatu moment yang tepat bagi kita semua sebagai pelaku sejarah di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat, terangnya. Lebih lanjut disampaikan Bupati, pengukuhan ini menjadi estafet antar generasi muda yang mengemban tugas mulia dengan semangat yang berkobar dan pantang menyerah, harus tetap tertanam kokoh di sanubari kita untuk mengisi kemerdekaan dengan kerja bersama.

Mengakhiri sambutannya Bupati Soekirman berpesan kepada para anggota Paskibra yang telah dikukuhkan diharapkan jiwa semangat dan jiwa patriotisme tetap dimiliki setiap pemuda dalam menghadapi berbagai permasalahan yaitu masalah kesenjangan ekonomi, pengangguran, penyalahgunaan narkoba, memberantas radikalisme, ketenagakerjaan dan lain sebagainya.Oleh karena itu para pemuda harus menyadari betapa pentingnya ilmu pengetahuan, pendidikan, keterampilan dan bimbingan  seperti pelatihan paskibra yang sedang dijalani ini bisa dikatakan modal dasar sebagai tameng kesiapan mental untuk menjadi putra-putri yang berguna bagi nusa dan bangsa, pungkas Soekirman.