Bupati Sergai Lakukan Ekspedisi Motor Trail dan Panen Jagung


18 Sep 2017, 320

Sei Rampah, serdangbedagaikab.go.id

Dalam upaya memantau langsung kondisi infrastruktur daerah-daerah pedalaman yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Bupati Ir. H. Soekirman didampingi Wabup Darma Wijaya malakukan kegiatan motor trail dan panen jagung pada Sabtu, (16/9) dengan titik kumpul di Desa Dolok Masango Kecamatan Bintang Bayu.

Perjalanan tersebut menempuh jarak sepanjang kurang lebih 10 Km dengan jalur curam dan terjal serta ekstrim didaerah berketinggian 700 m diatas permukaan laut. Adapun rute yang ditempuh berawal dari Desa Dolok Masango menuju lokasi lahan jagung yang akan dipanen di Bandar Nagori Ujung Kabupaten Simalungun seluas 10 Ha milik Sunardi dan Wabup Darma Wijaya.

Selain Bupati dan Wabup hadiri juga anggota DPRD Sergai Rasdiaman Damanik, SH, Camat Bintang Bayu Sri Hernawati, S.Sos, unsur Muspika, Kepala Desa Dolok Masango Nazaruddin, dan tokoh masyarakat.

Disela-sela kegiatan tersebut Bupati Ir. H. Soekirman mengatakan bahwa meninjau kondisi Sergai dengan mengendarai motor trail sudah rutin dilaksanakan. Akan tetapi baru kali ini kunjungan dirangkai dengan panen komiditi jagung yang memanfaatkan lahan tumpang sari antara tanaman sawit dan jagung di daerah dengan jalur melewati perbatasan Kabupaten Sergai dan Simalungun

"Alhamdulillah, rombongan telah sukses mencapai tujuan dan kembali dengan selamat serta membawa kepuasan disamping jalur ekstrim dan menantang, namun sesampainya dilokasi kita akan disuguhkan pemandangan hamparan jagung dan perbukitan hijau yang indah. Topografi daerah yang dilewati memiliki kontur yang naik turun membuat jantung berdebar dan menguji adrenalin, namun semuanya harus dijalani baru terasa ringan," ujar Bupati.

Bupati Soekirman menjelaskan bahwa target Provsu sesuai tujuan Perhipptani adalah 1,9 juta ton tanaman jagung di 329 Ha lahan yang tersedia, namun sampai Mei baru tercapai 212 ha, dengan demikian kira-kira baru 72 persen yang tercapai.

Meski Kabupaten Sergai tidak termasuk daerah andalan produsen komoditi jagung seperti Karo dan Deli Serdang, namun diharapkan dengan panen ini dapat memotivasi masyarakat Sergai untuk ikut menanam jagung guna mencapai target 1,9 juta ton produksi jagung di Sumut pada tahun 2017 ini, katanya.

Pada panen kali ini, lanjut Bupati didapatkan hasil 4-6 ton/Ha, jadi ini adalah produksi jagung yang normal dengan harga jual 3.600/kg. Untuk itu dihimbau kepada masyarakat sekitar agar menanam jagung karena kontur tanah yang baik dan cocok untuk tanaman tersebut. Target sergai adalah padi yang di sumut mencapai 40.000 Ha dengan hasil 400.000 ton/musim panen.

Bupati juga mengingatkan kepada para Kepala Desa terkait Anggaran Dana Desa (ADD), jika yang tidak membangun infrastruktur hendaknya membangun BUMDes guna menyerap maksimal dana desa tersebut. Saat ini Sergai baru memiliki 2 BUMDes andalan, dan diharapkan dapat terus bertambah.

Dengan hasil panen hari ini daerah yang dilewati akan mendapatkan dampak yang baik terutama dalam pembangunan infrastruktur termasuk jalan dan jembatan dan akan diusahakan serta diperjuangkan. Untuk Dolok Masango nampak siginifikan pembangunannya melalui ADD dan agar ditingkatkan pelayanannnya terutama dalam bidang pendidikan dan kesehatan, pungkas Bupati Soekirman.