Konsul Muda Jepang Sambangi Sergai


20 Sep 2017, 543

Sei Rampah, serdangbedagaikab.go.id

Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman didampingi Wabup Darma Wijaya menerima kunjungan Konsul Muda Konsulat Jenderal (Konjen) Jepang Daiki Yokoyama bertempat di Pusat Pelatihan Peternakan Terpadu (PPPT) Desa Mangga Dua Kecamatan Tanjung Beringin, Selasa (19/9). Kunjungan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Kerja sama Indonesia-Jepang yang telah berlangsung hingga kini.

Pada tahun 2014 lalu Pemerintah Jepang telah memberikan bantuan dalam bentuk hibah Pusat Pelatihan Peternakan kepada Bina Keterampilan Pedesaan Indonesia (BITRA) yang ditandai dengan penandatanganan prasasti antara Bupati Sergai Ir. H. Soekirman dengan Konjen Jepang Yuji Hamada. Sedangkan untuk ternak sapinya merupakan bantuan dari program Corporate Sosial Responsibility (CSR) PT. Bank Sumut.

Acara diisi dengan pertunjukan puisi tentang alam dan peninjauan simulasi pengolahan pupuk kompos (bokashi) ini turut dihadiri Sekretaris Komisi B DPRD Provsu Satria Yuda Wibowo, Ketua TP PKK Sergai Ny. Hj. Marliah Soekirman, Kadis Pertanian Syafrial Budi, Kadis Ketahanan Pangan M. Aliuddin,SP,  Kadis PMD Drs. Dimas Kurnianto, SH, Kabag Humas Pemprovsu Dra. Indah Dwi Kumala, Camat Tanjung Beringin Drs. Zulfikar, Kades Mangga Dua Mustaqim, Kelompok Tani Binaan BITRA dari Desa Bingkat, Lubuk Bayas, Jati Mulyo, Tanah Merah, Pulau Gambar dan mangga Dua.

Diawal sambutan sekaligus ucapan selamat datangnya pada para tamu undangan, Bupati Seokirman mengemukakan bahwa kondisi daerah dahulu dengan saat ini telah banyak mengalami perubahan. “jika dahulu terasa gersang, namun kini lingkungan jauh lebih asri karena pengelolaan yang baik antara lain dengan penggunaan pupuk alami guna menjaga kelestarian alam,” katanya.

Ucapan terimakasih juga disampaikan Bupati kepada Konjen Jepang, karena Sergai merupakan satu-satunya daerah di Sumut yang memperoleh bantuan hibah ini. Dengan adanya bangunan pusat pelatihan  ini juga telah banyak yang mendapat pelatihan sehingga bisa menjadi tenaga-tenaga ahli dibidang pertanian dan peternakan, ungkap Bupati.

Dikatakan Bupati Soekirman bahwa di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat banyak terdapat lokasi wisata terutama wisata pesisir pantai serta potensi-potensi andalan yang lain seperti Pulau Berhala, arung jeram serta komoditi pertanian lainnya. Selain itu yang paling menggembirakan adalah pada bulan Oktober akan ada event arung jeram Internasional di Jepang, tim dari Indonesia akan hadir dan atletnya adalah putra-putri Sergai, imbuhnya.

Diakhir sambutannya Bupati berharap agar program bantuan seperti ini semakin diperbanyak guna kesejahteraan masyarakat, akan tetapi Pemkab Sergai tidak akan memberikan rekomendasi jika bantuan tersebut tidak dipergunakan dan diisi dengan baik dengan program yang telah terencana dan dilaksanakan sesuai program, pungkas Bupati.

Sedangkan Direktur Eksekutif Yayasan BITRA Indonesia Wahyudi mengutarakan bahwasannya pengembangan dan peningkatan infrastruktur pelatihan seperti ini adalah hal yang sangat dinantikan hingga dapat terealisasi pada 2014 silam melalui proses tidak terlalu lama, karena semua syarat telah terpenuhi termasuk penyediaan lahan. Hal ini merupakan gagasan untuk mensejahterakan masyarakat. Oleh karenanya kita semua berharap proses ini dapat membantu masyarakat dalam peningkatan kesejahteraannya. Apa yang telah diberikan telah berfungsi dan bermanfaat bagi banyak orang, tukasnya.

Dijelaskan Wahyudi, sampai saat ini terdapat 1.585 orang telah dilatih di pusat pelatihan ini antara lain, pupuk, peternakan serta pelatihan-pelatihan yang berguna untuk pembangunan desa secara partisipatif. Terdapat sedikitnya 200 orang dilatih BITRA dan TP PKK Kabupaten Sergai dalam hal pengobatan alternatif dan tradisional.

Hal ini adalah salah satu contoh kearifan lokal, selain penggunaan pengobatan tradisional jauh lebih mudah dan terjangkau karena bahan-bahannya juga tersedia disekitar rumah masyarakat. Dengan demikian kerjasama ini juga diharapkan tidak berhenti sampai disini, karena masih banyak wilayah desa di Sergai yang butuh bantuan dan dukungan. Penguatan ini adalah agar Kabupaten Sergai lebih unggul dari daerah lain, paparnya.

Sementara itu Konsul Muda Konjen Jepang Daiki Yokoyama memberikan apresiasi atas penyambutan dari Pemkab Sergai dan masyarakatnya. Tak lupa juga diucapkan terimakasih kepada yayasan BITRA karena telah merawat dan mengelola pusat pelatihan ini dengan sangat baik. Dengan adanya fasilitas yang baru ada di Sumut ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk peningkatan SDM masyarakat Indonesia khususnya Sergai.

Daiki Yokoyama berharap agar semakin banyak masyarakat yang mengetahui pusat pelatihan ini. hal ini juga merupakan salah satu bentuk nyata perhatian dan kepedulian Pemerintah Jepang kepada masyarakat Sergai. Sejak tahun 1958 silam kerjasama Jepang dan Indonesia terus berkesinambungan dan akan diperingati pada Japan’s Day dalam rangka memperingati hubungan kedua negara ini, tutupnya.