Pemkab Sergai Libatkan Lintas Sektor Tingkatkan Kesadaran Hidup Sehat


04 Okt 2017, 124

Sei Rampah, serdangbedagaikab.go.id

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) sebagai upaya mengatasi permasalahan kesehatan yang timbul saat ini yang merupakan akibat dari perilaku hidup yang tidak sehat ditambah sanitasi lingkungan serta ketersediaan air bersih yang masih kurang memadai dibeberapa tempat. Hal tersebut sebenarnya dapat dicegah bila fokus upaya kesehatan diutamakan pada upaya preventif dan promotif dalam menumbuh-kembangkan kemandirian keluarga dan masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Oleh karenanya, Bupati Soekirman berharap tujuan Germas ini adalah untuk menurunkan beban penyakit, menghindarkan terjadinya penurunan produktivitas penduduk dan menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan karena meningkatnya penyakit dan pengeluaran kesehatan dapat kita capai kedepan. Demikian disampaikan Bupati Serdang (Sergai) Ir. H. Soekirman dalam sambutannya pada acara Penandatanganan Komitmen Bersama Gerakan Empati Masyarakat Sakit ( Gemas) yang dirangkai dengan Sosialisasi Germas bertempat di Replika Istana Sultan Serdang Kelurahan Melati Kebun, Kecamatan Pegajahan, Selasa (3/10).

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Sergai H. Syahlan Siregar, ST,  Danramil 11/TB Kapten Inf. D Silalahi, Kadis Kesehatan Pemrovsu, Ketua DWP Ny.drg. Khairani Hadi Winarno, mewakili Kajari dan Kapolres Sergai, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Camat serta ratusan masyarakat Sergai.

Lebih lanjut dikatakan Bupati bahwa untuk menykseskan Germas, tidak bisa hanya mengandalkan peran sektor kesehatan saja. Oleh karena itu Pemkab Sergai saat ini melibatkan peran lintas sektor serta dunia usaha, tokoh agama, tokoh pemuda, akademisi dan masyarakat untuk memberikan dukungan komitmen dan peran sertanya dalam bergotong royong meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang.

Germas yang dilaksanakan saat ini perlu dipadukan dengan Gemas. Kegiatan ini menjadi kegiatan unggulan kesehatan Kabupaten Sergai dan akan dikemas dalam sebuah aplikasi Sistem Informasi manajemen Akurasi Notifikasi Kinerja (Simanja) berbasis aplikasi. Gemas merupakan wujud nyata  menghadirkan negara ditengah-tengah masyarakat dan ini merupakan tugas kita bersama baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun pemkab dan harus melibatkan semua lintas sektor, lintas program maupun masyarakat itu sendiri, jelas Bupati.

Melalui kegiatan ini, Bupati Soekirman sangat mendukung Gemas karena merupakan sikap empati dan dapat mempercepat penyembuhan dan lebih mempermudah informasi kesehatan bagi masyarakat. Saat berbincang-bincang dengan siswa SD, Bupati menekankan pentingnya kesehatan. Oleh karena itu setiap orang tua harus mengajarkan anaknya untuk menerapkan rasa empati dalam diri anak terhadap orang lain. Seperti orang bijak mengatakan kesehatan adalah segala galanya, maka dari itu jagalah kesehatan selagi kita masih sehat, tukasnya.

Kepada masyarakat saya berharap bahwa kita harus ber empati namun jangan dari fisik saja tetapi yang tak terlihat juga harus kita galakkan,  atau kita harus berempati atas penyakit rumah tangga yang bayak terjadi di masyarakat, sebab itu akan merusak generasi penerus bangsa. Mari berkomitmen, kita bulatkan tekat, bersama untuk ber empati kepada masyarakat, pungkasnya. Sementara itu Ketua DPRD H. Syahlan Siregar, ST mengutarakan bahwa kesehatan merupakan perogram wajib yang harus di laksanankan di indonesia. Sebab sehat begitu penting, kemajuan bangsa di dapat dari masyarakat yg sehat, karena sehat membuat orang menjadi cerdas.

Melalui kegiatan ini kami berharap program dapat di laksanakan dengan baik, jangan jadikan hanya program yang di canangkan di buku atau media lainnya. Kepada seluruh petugas Dinas Kesehatan terkhusus puskesmas, agar para dokter dapat datang tepat pada waktunya, mari kita bekerja sama dalam melanyani kesehatan masyarakat, paparnya.