Peringatan Hari Lingkungan Hidup Dunia Tingkat Nasional Tahun 2017, Sergai Kembali Raih Piagam Adiwiyata Mandiri


03 Agu 2017, 135

Sei Rampah, serdangbedagaikab.go.id

Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) kembali mengukir prestasi gemilang di Hari Lingkungan Hidup Dunia dengan menerima penghargaan Adiwiyata Mandiri Tahun 2017 yang diberikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya dengan disaksikan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kepada Kepala SMP Negeri 1 Pantai Cermin Maryam, SE, M.Pd di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta Pusat, Rabu (2/8).

Dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup Dunia tingkat Nasional Tahun 2017 ini hadir Bupati Sergai Ir. H. Soekirman yang didampingi Kadis Lingkungan Hidup Radianto Panjis, SP, MMA dan Kadis Pendidikan Drs. Joni Walker Manik, MM.

Usai menerima penghargaan Adiwiyata Mandiri 2017, Bupati Sergai Ir. H. Soekirman memberikan apresiasi yang tinggi atas prestasi yang diperoleh SMP Negeri 1 Pantai Cermin karena menjadi salah satu dari 113 sekolah penerima penghargaan se-Indonesia.

Hal ini diungkapkan Bupati Soekirman melalui Kadis Komunikasi dan Informatika Ikhsan AP kepada wartawan via telepon selularnya, Rabu (2/8).

Lebih lanjut dijelaskan Kadis Kominfo bahwa penghargaan Adiwiyata Mandiri diberikan dalam bentuk apresiasi kepada sekolah yang mampu mewujudkan kelembagaan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan dengan melaksanakan upaya peningkatan serta berhasil dalam pengembangan pendidikan lingkungan hidup, sehingga dapat tercipta kondisi lingkungan yang baik serta dapat meningkatkan kondisi belajar mengajar yang nyaman, kondusif bagi sekolah maupun masyarakat di luar lingkungan sekolah. Selain mempunyai perhatian khusus terhadap lingkungan dalam proses belajar mengajar, juga harus menanamkan kesadaran dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya.

Adapun inovasi yang dilakukan SMP Negeri 1 Pantai Cermin ini diantaranya telah melakukan pembinaan sekolah adiwiyata sejak tahun 2011 hingga sekarang, mengembangkan sistem manajemen lingkungan, melakukan jumat bersih, menerapkan 3 R yaitu re-use (menggunakan kembali), re-cycle (mendaur ulang), serta re-duce (mengurangi penggunaan sampah). Selain itu memiliki bank sampah bekerjasama dengan   beberapa rumah sakit guna pemanfaatan bekas infus yang dijadikan pot bunga, kantin sehat dan ramah lingkungan dengan memiliki sertifikat pengujian limbah kantin, penanaman pohon, pembuatan sumur resapan dan lubang biopori, papar Kadis Kominfo Ikhsan AP.

Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras bersama semua warga sekolah dan dukungan Pemkab Sergai. Saat ini berdasarkan data, Kabupaten Sergai memiliki 2 Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional, 14 Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi dan 20 Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten. Untuk itu diharapkan dapat menularkan prinsip-prinsip Adiwiyata kepada sekolah binaannya. Sehingga, bukan hanya penghargaan yang diperoleh, akan tetapi juga terciptanya lingkungan hidup yang baik di seluruh sekolah se-Sergai, ujar Kadis Kominfo.

Penghargaan Adiwiyata Mandiri tahun ini adalah yang kedua kalinya diperoleh Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat setelah SMA Negeri 1 Pegajahan memperoleh penghargaan serupa yang diserahkan Presiden Jokowi di Istana Bogor pada 2015 lalu. Dengan demikian Kabupaten Sergai mengalami peningkatan prestasi yang membanggakan. pungkas Ikhsan AP. (Red)